
Kedai bubur, telur, dan kopi yang tumbuh dari dapur rumah.
Sang Hyang lahir dari kebiasaan sederhana: memasak bubur ayam susu untuk keluarga setiap pagi. Resepnya diwariskan turun-temurun, beras yang ditanak perlahan, kaldu ayam yang direbus semalaman, dan sentuhan susu yang membuat teksturnya lebih lembut.
Yang awalnya hanya untuk tetangga sekitar perlahan menjadi kedai kecil. Kami menambahkan nasi telur dengan dua pilihan bumbu, kecap manis untuk yang suka gurih dan mercon untuk yang mencari pedas, lalu melengkapinya dengan kopi susu yang digiling dan diseduh segar setiap hari.
Nama Sang Hyang kami pilih sebagai pengingat untuk memperlakukan setiap bahan dengan hormat. Tidak ada bubur semalam, tidak ada racikan yang terburu-buru. Semua dimasak pagi itu juga dan disajikan hangat untuk siapa pun yang mampir.
“Kami tidak mengejar cepat. Kami mengejar rasa yang membuat orang kembali besok pagi.”
2024
Bubur ayam susu pertama kali dimasak untuk keluarga dan tetangga sekitar.
2025
Permintaan yang tidak berhenti mendorong kami menanak bubur dalam jumlah lebih besar setiap pagi.
2026
Kedai pertama dibuka dengan menu lengkap: bubur, nasi telur, dan racikan kopi susu.
Kami buka setiap hari sejak pagi. Datang, pilih racikan favoritmu, dan biarkan kami yang menghangatkan harimu.
Lihat Menu